Tteokbokki Makanan Khas Korea Terpopuler 2021

Tteokbokki Sejarah

Tteokbokki adalah jajanan yang dibuat dengan membungkus irisan kue beras ‘tteoki’ dengan sambal super pedas. Makanan ini juga irisan tipis daun bawang, telur, sosis, mie ramen, sayur goreng dan keju untuk mempercantik penampilan.

Keistimewaan dari jajanan ini adalah rasa ikannya yang mengingatkan kita pada tempura yang biasa dijajakan di warung pinggir jalan. Kini tidak dapat dipungkiri bahwa beberapa budaya populer seperti film dan drama telah masuk ke suatu negara karena membawa budaya lain, seperti bahasa dan keseruan memasak.

Makanan berat ini memiliki ciri khas menggunakan kuah sambal kerap muncul di beberapa adegan drama di Korea. Lewat beberapa show di Korea Selatan, makanan ini juga kerap muncul, terutama saat syuting di luar ruangan. Menyantap makanan ini sambil menyaksikan ekspresi artis idola pasti akan menggugah rasa penasaran penonton. Tak heran jika camilan ini masuk dalam daftar pencarian teratas Google di kategori makanan pada tahun 2017.

Sejarah Tteokbokki di Korea

Tteokbokki Sejarah
Sumber: www.freepik.com

Di negara asalnya, banyak Tteokbokki dijual di Pojangmacha atau toko makanan jalanan. Daerah Sindang-dong di Seoul dikenal sebagai tempat makan tteokbokki paling populer. Setelah Perang Korea, paviliun kecil di Sindang-dong menjadi paviliun kecil pertama yang menjual mi goreng dengan bumbu cabai. Sejak 2009, toko-toko yang menjual makanan ini bermunculan, dan makanan ringan semacam ini juga membanjiri daftar makanan restoran Korea.

Saat mengunjungi negeri ginseng, jajanan pinggir jalan yang pedas dan asin ini menjadi jajanan wajib bagi wisatawan. Awalnya makanan ini hanya digunakan untuk pengobatan keluarga kerajaan. Dari sejarah kemunculannya hingga wajan besi pertama. Era tersebut ada di Dinasti Joseon dan dikenal lebih luas.

Saat itu, hidangan ini dimasak dengan daging sapi, bakarat, tauge, peterseli, jamur shiitake, wortel, dan bawang bombay dengan kecap. Ini sangat berbeda dengan Tteokbokki yang ditemukan hari ini. Karena pengaruh Jepang, transisi ini terjadi pada tahun 1950-an setelah pecahnya Perang Korea.

Inilah Tteokbokki pertama kali ditemukan dalam buku masak bernama Siui Jeongseo yang ditulis pada masa Dinasti Joseon. Istilah ini juga dapat ditemukan dalam manual medis yang berjudul Shingnyo Chanyo yang ditulis oleh Jeon Sunui, seorang petugas medis dari Dinasti Joseon pada tahun 1460.

Tteokbokki dianggap sebagai salah satu makanan penyembuh saat itu. Dilihat dari jalur sejarah Tteokbokki, bisa dipastikan bahwa ciptaan tteok semacam ini merupakan makanan kuno yang legendaris. Padahal olahan kue beras ditemukan sebelum Dinasti Joseon berkuasa.

Seiring berjalannya waktu, Tteokbokki sekarang cocok untuk semua orang. Bahkan, sudah menjadi kelezatan di antara negara-negara yang diimpor dari Korea.

Orang yang menyukai Makanan khas Korea, K-pop atau drama Korea mungkin akrab dengan makanan tteokbokki ini. Jajanan kaki lima khas Korea ini sering muncul di adegan drama Korea, salah satunya adalah The World of the Married. Tteokbokki juga merupakan makanan yang harus dicoba saat bepergian ke Korea. Empuk dan gurih, latte mayonaise cake, odeng atau fish cake yang dicampur saus gochujang bisa berasa manis, pedas dan asin. Selain itu,Tteokbokki juga dilengkapi irisan daun bawang, irisan telur rebus dan keju untuk menambah cita rasa.

Resep Tteokbokki Pedas Manis Asli Korea

Tteokbokki Bahan-bahan Membuat
Sumber: www.freepik.com

Jika kalian menonton drama Korea pasti sering melihat tteokbokki. Kami memiliki resep tteokbokki lengkap dan memberikan tips cara membuat makanan ini.

Camilan khas Korea ini terbuat dari bahan utama yang disebut garaetteok (kue beras Korea) yang sangat cocok untuk seluruh keluarga. Rasanya yang pedas dan manis serta teksturnya yang kenyal juga bisa membuat ketagihan.

Bahan-bahan yang di butuhkan

Bahan garaetteok (kue beras)

  • 2 cup tepung beras
  • ½ sendok teh garam
  • Air hangat secukupnya (tergantung tekstur yang diinginkan)
  • 1 sendok teh minyak wijen

Bahan kuah/saus:

  • 3 cup kaldu anchovy (ikan teri)
  • 3 sendok makan gochujang
  • 1-3 sendok teh bubuk cabe gocbugaru
  • 1 sendok makan kecap manis
  • 2 sendok makan gula pasir
  • 1 sendok makan sirup jagung
  • 1 sendok makan bawang putih (yang dihaluskan)

Bahan pelengkap untuk resep tteokbokki:

  • 4 ons kubis hijau
  • 1 lembar oden (fish cake)

  • 1-2 daun bawangBelanja Sekarang!

Buat Tteokbokki (kue beras) terlebih dahulu:

  • Masukkan tepung beras, garam, air hangat, dan minyak wijen. Lalu aduk hingga adonan terasa kalis.
  • Kemudian tutupi dengan menggunakan plastik, biarkan terbuka sedikit. Lalu nyalakan microwave selama 2 menit.
  • Keluarkan adonan dan aduk sebentar menggunakan sendok kayu.
  • Kemudian, masukkan lagi ke microwave selama 2 menit.
  • Oleskan setengah minyak wijen di atas talenan atau alas lainnya yangdigunakan untuk membentuk adonan.
  • Letakkan adonan kue beras yang sudah dibuat, lalu pukul-pukul dengan menggunakan palu.
  • Masak selama lima menit sampai terlihat halus dan elastis.
  • Lalu bentuk adonan memanjang dan lurus.

Cara membuat tteokbokki

Tteokbokki Cara Membuat
Sumber: www.freepik.com
  • Potong-potong garaetteok sesuai selera. Siapkan pula bahan
  • Kemudian rebus kaldu ikan teri dan campurkan semua bahan saus. Aduk merata hingga kuahnya mendidih.
  • Slenjutnya campurkan garaetteok, lalu masak sampai terlihat lembut selama delapan sampai sepuluh Aduk merata dan teratur agar tidak menempel di wajan.
  • Lalu tambahkan kubis, daun bawang dan oden. Masukkan kembali kedalam panci dan masak selama empat hingga enam menit.

  • Cicipi, lalu apabila rasanya sudah sesuai selera angkat dan sajikan.

Kesimpulan

Itulah resep tteokbokki Makanan Khas Korea Selatan yang bisa dicoba di rumah. Untuk bahan-bahannya, Anda dapat membeli bahan-bahan untuk membuat makanan ini dari supermarket favorit Anda. Sekarang juga sudah banyak penjual makanan ini dalam bentuk instan.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 987

No votes so far! Be the first to rate this post.

Tags

SUBSCRIBE AND GET MORE

Aliter enim explicari, quod quaeritur, non potest. Puta bam equidem satis, inquit, me dixisse.

Thank you for subscribing.

Something went wrong.